Rabu, 14 Oktober 2015

Kain Goni = Karung Goni

 
Kain Goni

Kain goni sama saja dengan karung goni, sebutan kain mungkin saat ini karung goni beda dengan jaman dulu yang tebal dan berbulu kasar. Tapi sekarang tampilannya lebih tipis dan bulunya tidak begitu banyak.

Mungkin karena penampilan baru itulah kini kain goni banyak di lirik untuk menjadi bahan kreasi bermacam barang fashion seperti tas, pouch, kemasan artistik sampai ke pembungkus kartu undangan pernikahan. Macam-macam memang kegunaan kain goni ini dan sejarahnya cukup panjang serta perkembangan pasarnya terutama di kuasai oleh negara India dan Bangladesh.

Di lihat dari teksturenya karung gon ini mugkin bisa di sebut paling kasar dari rekan-rekannya yang berkategori kain. Dan kalau sekarang orang mulai merambah material ini untuk berbagai kebutuhan mungkin karena kejenuhan akan kreatifitas dengan bahan baku halu seperti kain sutera dan sejenisnya. Sebelum ini untuk bahan yang natural banyak di produksi tas kanvas dengan berbagai variasi bentuk, gambar dan hiasannya. Namun sekarang orang mulai melirik tas karung goni sebagai kreasinya.

Semoga saja perkembangan kain goni yang notabene adalah karung goni juga memberikan dampak positif untuk para kreator dan produsennya. Bahkan akan lebih bagus lagi kalau mulai di budidayakan serta rai sebagai bahan dasar untuk karung goni yang selama ini di kuasai oleh negara-negara di kawasan Asia Tengah. Mengapa tidak?? lahan untuk pertumbuhan serat rami sebetulnya cukup banyak tersedia di tanah air. Tinggal edukasi kepada masyarakat yang bisa menggerakan para petani untuk menanamnya.

Untuk pemasaran goni ini yakinlah jika ketersediaan memadai berapapun akan mampu di serap pasar karena perkembangan saat ini menunjukan peningkatan tajam akan kebutuhan bahan yang ramah dengan lingkungan. Kain goni bisa di kembangkan untuk produk-produk lain yang bukan saja berdampak positif untuk perekonomian masyarakat tapi produk ini sangat di terima oleh alam dan tidak merusak.

Kapan di mulai??


Baca juga :